|
Kredit bagi Listrik Ramah Lingkungan |
|
Green Corporation
|
|
Tuesday, 15 December 2009 22:45 |
|
Energy Reuse
Fasilitas kredit sebesar 75,3 juta dollar AS (sekitar Rp 715 miliar) dan Rp 10 miliar disediakan PT Bank Internasional Indonesia Tbk dan PT CIMB Niaga Tbk kepada PT Meppogen guna pengembangan pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 30 megawatt. Penandatanganan fasilitas kredit di mana BII menjadi pengarah pemberi pinjaman (mandated lead arranger) ini berlangsung di Jakarta, Senin (14/12). ”Penandatanganan fasilitas kredit sindikasi merupakan wujud komitmen BII dalam mendukung upaya pemerintah di bidang pengembangan sektor energi di Indonesia, termasuk pengembangan listrik, baik swasta maupun nasional,” ujar Ridha Wirakusumah, Presiden Direktur BII.
Keterangan pers BII menyebutkan, PT Meppogen merupakan perusahaan listrik swasta yang berdiri sejak tahun 2006. Fasilitas kredit sindikasi ini, antara lain, akan digunakan untuk pengembangan pusat tenaga listrik ramah lingkungan.Saat ini, PT Meppogen telah mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dengan kapasitas 2 x 40 MW di Gunung Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan. Emisi berupa sisa hasil pengolahan turbin gas dari pembangkit selanjutnya akan digunakan untuk menggerakkan turbin uap pembangkit berikutnya. Dengan demikian, total kapasitas listrik yang bisa dihasilkan menjadi 110 MW tanpa ada tambahan biaya pengadaan gas. ”Pembiayaan bidang energi (minyak dan gas) merupakan salah satu sektor kekuatan yang dimiliki BII di bidang perbankan korporasi,” ujar Raharja Alimhamzah, Direktur Perbankan Korporasi BII. Portofolio kredit perbankan korporasi ini memberikan kontribusi sebesar 24,6 persen dari total Rp 36,49 triliun (per 30 September 2009) portofolio kredit BII. (ppg/*) Selasa, 15 Desember 2009 | 10:41 WIB Jakarta, Kompas -http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/15/10414417/kredit.bagi.listrik.ramah.lingkungan
|